Graha Polinema 4th Floor, Jl. Soekarno Hatta No.9, Malang City, East Java, Indonesia

image

Gunung es terbesar di dunia bergerak setelah lebih dari 30 tahun terjebak di dasar laut. Gunung es (disebut juga A23a), terlepas dari garis pantai Antartika pada tahun 1986. Namun, dengan cepat terdampar di Laut Weddell, berubah menjadi sebuah pulau es. A23a memiliki luas hampir 4.000 km persegi, hampir dua kali lebih besar dari ukuran London Raya. Tahun lalu, A23a berlayar dengan cepat, namun sekarang gunung es ini hampir meluap keluar dari perairan Antartika. A23a merupakan pecahan besar gletser dari Filchner Ice Shelf di Benua Putih. Pada saat itu, gunung es ini menjadi lokasi sebuah stasiun penelitian Uni Soviet. Lalu mengapa setelah hampir 40 tahun, A23a itu bergerak kembali? Karena ukuran gunungnya diperkirakan mengalami penyusutan sehingga "cengkramannya" melemah. Pergerakan pertama terlihat pada tahun 2020. A23a mengalami pergerakan signifikan beberapa bulan terakhir yang didorong oleh pergerakan angin dan arus, dan saat ini sedang melewati ujung utara Semenanjung Antartika. Download aplikasi BumiBaik untuk membaca artikel tentang masalah lingkungan atau iklim lainnya!